setelah air mata mengalir
sedikit dan menjadi
tahi
mimpi tidak berulang
dengan mudah
di sisi kekasih
bergelimpangan rasa
perempuan menjadi cermin
malam yang galau
kekasih plastik
bisu menyemak
sisa cinta
perempuan berkaki empat
dikasihinya kedua-dua
kepala.
Thursday, 29 September 2011
Tuesday, 20 September 2011
Telanjang waktu
musim pergi
memasak sejarah
hangit dengan percaya
orang rugi
tertinggal tuah
waktu dipersalah
kemudian bogel
sebagai tulah
dan semakin
ditelanjang
sia-sia.
memasak sejarah
hangit dengan percaya
orang rugi
tertinggal tuah
waktu dipersalah
kemudian bogel
sebagai tulah
dan semakin
ditelanjang
sia-sia.
Sunday, 14 August 2011
Bulan cinta pertama
Warna malam berubah merah
selaksa jiwaku terbelah
bulan jingga tersipu-sipu
ketika aku di panah cahayanya
di panah resah cinta lalu.
asmara purnama
terkedu
di sanggah prasangka
waktu
hari muram
seperti wajah lelaki
kehilangan cinta
pertama.
selaksa jiwaku terbelah
bulan jingga tersipu-sipu
ketika aku di panah cahayanya
di panah resah cinta lalu.
asmara purnama
terkedu
di sanggah prasangka
waktu
hari muram
seperti wajah lelaki
kehilangan cinta
pertama.
Wednesday, 10 August 2011
KataBersama
sudah ratusan malam kita lewat
bersama
kita jamah bulan ketika ia penuh
air di tasik kelam
dengan cahaya bulan bergabung
menjadi alun-alun udara
kita kekasih alam
tuhan jadi saksi
bersama.
bersama
kita jamah bulan ketika ia penuh
air di tasik kelam
dengan cahaya bulan bergabung
menjadi alun-alun udara
kita kekasih alam
tuhan jadi saksi
bersama.
Tuesday, 9 August 2011
KataLelaki
perempuan, berikan aku kesucian seperti suci seorang ibu
ada surga padanya.
ayuh jadikan aku warna ajaib
seperti warna angin yang menerpa
di bibir merahmu.
ada surga padanya.
ayuh jadikan aku warna ajaib
seperti warna angin yang menerpa
di bibir merahmu.
Subscribe to:
Posts (Atom)